Buried: 1,5 Jam Gelesotan di Peti Mati Bersama Ryan Reynolds

Cast (yang tampak wujud): the one and only Ryan Reynolds
Sutradara: Rodrigo Cortes
Genre : Thriller, Drama, Ryan Reynolds
Rating : 3,5 jempol dari 4 jempol tangan+kakiku.
Dengan kata lain: mantaps!
Sinopsis : Paul Conroy (Ryan Reynolds), supir truk Amerika yang bertugas di Irak siuman dari pingsannya dan mendapati dirinya terkurung dalam sebuah peti mati. Tidak hanya itu saja, Paul kemudian menyadari hal yang lebih buruk: ia dikubur hidup-hidup, dan akan mati secara perlahan seiring menipisnya oksigen di peti kayu itu.

*Kalimat terakhir mohon dibaca dengan nada menyilet-nyilet ala Fenny Rose*

Dengan hanya berbekal sebuah korek api gas dan hape berbahasa Arab, DA-PAT-KAH Paul membebaskan dirinya, A-TAU-KAH peti mati itu menjadi peristirahatan terakhirnya???

*mata mendelik, leher godek-godek*

***

Oke, sebelum kita mereview film ini, mari kita beberkan resep membuat Buried:

1. Sebiji Sexiest Man Alive 2010 versi People magz.

 

"Yang ini bungkus satu ya Bang"

2. Kotak kayu ukuran 2×1 meter.
3. Masukkan bahan nomer 1 kedalem nomer 2.
4. Masukkan bahan-bahan pelengkap (hape, korek api gas, pulpen, glowstick, senter, pisau lipet, uler derik) kedalam nomer 2.

Voila!! Jadilah Buried!

***

Serius, setting Buried memang cuma kotak ukuran 2×1 meter itu. Sepanjang 90 menit film kita hanya ngeliat si Ryan gelesotan di peti mati, diterangi api dari korek api/hape/glowstick/senter. Tapi konsep ’90 menit bersama Ryan Reynolds gelesotan di peti mati’ itu sama sekali ga bikin kita bosen lo.

Di tiga puluh menit terakhir, seorang teman yang nonton bareng aku bertanya berapa menit lagi film ini selesai. Tapi dia berkata seperti itu bukan karena bosan.
Dia sudah desperate pengen tau ending film ini, apa si Paul berhasil selamat atau modar ditelan bumi *literally*.

Kudos untuk sutradara asal Spanyol Rodrigo CortΓ©s yang mampu membangun ketegangan lewat konsep ultraminimalis tadi. Dan gambar-gambar yang diambil dengan Close Up dan Extreme Close Up juga mampu memberikan suasana claustrofobia bagi penonton.

Dan angkat topi juga diberikan untuk penataan suara, yang dengan jeli menangkap semua detail suara di dalam peti kayu, seperti suara gesekan pulpen diatas kayu, atau suara helaan nafas Paul yang makin berat.
Kehadiran suara-suara tadi, yang dalam film konvensional biasanya disingkirkan,Β  malah semakin menghidupkan suasana bahwa ruang hidup Paul hanya tinggal seukuran 2×1 meter saja.

Yang nonton aja sampe ikut berasa engap.

Daaannnn… bintang pertunjukkan tentu saja Mr.Reynolds (ya eyalah, cuma dia yang keliatan di layar sepanjang pelem)

Tapi emang keren ni abang satu. Sepanjang film dia bisa aja gitu nampilin emosi yang gonta-ganti dan campur aduk. Mulai dari ketakutan, frustasi, marah, panik, optimis, putus asa, sedih, kesakitan, perasaan dibuang, semua bisa dia tampilin dengan oke.

Kamu bisa ikut nangis saat si Paul menelpon ibunya yang pikun untuk terakhir kali, bisa ikut panik saat tamu tak diundang datang ke ‘bilik’ Paul, dan juga geregetan saat harapan untuk membebaskan Paul seperti timbul-tenggelam.

Tapi bagi cewe-cewe (atau mungkin ada juga cowooo?) yang berniat nonton pelem ini cuma untuk ngeliat muka manis atau perut kotak-kotaknya si Ryan… tolong diurungkan saja. Karena… emang ga keliatan ape-ape, Mpok!!

Oya, satu lagi.

Biasanya, aku bermasalah dengan ending film. Kurang inilah, kurang itulah. Terlalu Hollywoodlah, gak realistislah…

Tapi untuk Buried, aku acungin jempol deh. Maknyooss, pokoke lezatoss…

Aku bukan tipe orang spoiler, dan juga paling mengutuk para spoiler. Karena itu aku nggak bakal ngebocorin ending film ini.
Tapi ada satu clue yang aku keluarkan mengenai ending film ini:

Waktu aku nonton hari ini, para penonton film ini shock begitu credit title film ini muncul di layar. Mereka belum yakin filmnya sudah selesai.
Sangking shocknya, lama setelah lampu dinyalakan dan petugas bioskop muncul dari persembunyiannya untuk bebersih, penonton baru mulai berduyun-duyun menuju pintu keluar.

Yes, baby. there’s a big twist in this movie. When i say big , i mean BIG.

 

 

Pic Sources:

1. wikipedia
2 Joe’s View (blog)

2 thoughts on “Buried: 1,5 Jam Gelesotan di Peti Mati Bersama Ryan Reynolds

  1. band ending gan, ane udah tau dari temen ane
    mending g usah nonton buang2 waktu aja

    akhirnya si paul mati

    bener g gan

    1. Wah… spoiler alert nii…

      kalo cuma mau nonton film yg hepi ending mah pasti ga suka film ini gan.
      kalo ane mah lebih suka ‘proses’ dibanding ‘hasil’, hehee..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s